pernikahan itu menyatukan dua pribadi yang berbeda karena Allah saja,,,,,,,
Assalammualaikum, saya seorang penulis amatir yang ingin menulis dan menulis karena itu adalah cita-cita saya sejak kecil. walaupun seperti tidak berarti, namun saya harap tulisan saya bisa disukai teman-teman semua dan memberikan ketenangan batin untuk saya tentu saja,salam...
Tampilkan postingan dengan label keajaiban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keajaiban. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Agustus 2014
Selasa, 01 April 2014
KENZI
Kenzi
Hujan deras membasahi tanah dengan sekejap. Petir
menyambar-nyambar dengan ganasnya di langit yang berawan kelabu. Setiap mahluk hutan Gunung Gede,
Pangrango, berteduh di rerimbunan pohon, mencoba menghangatkan diri dari
serbuan rasa dingin yang menerpa mereka. 2 orang pemuda, Kenzi dan Tegu, tengah
berteduh di bawah pohon dengan mengatupkan tudung jaket diatas kepala mereka.
Kenzi mendekapkan kedua tangannya didepan dadanya. Rasa khawatir tergambar
jelas di wajah orientalnya.
“Guh, bagaimana nih? Kita cuman 2 kilometer dari pos
terdekat. Kalau mau tidak telat, kita harus berani turun.”
“Kamu gila apa? Tidak dengar petir menggelegar
seperti itu?”ujar Teguh jengkel.
Kenzi menatap G-Shock birunya.
“Tidak ada
waktu lagi Guh, atau kamu mau kita dicoret dari MAPALA?”seru Kenzi tak
sabar.
“Sabar Kenzi, sabar. Kamu mau mati tersambar petir
hah?!”
“Mati atau tidak itu urusan Tuhan, Sobat,”sahut
Kenzi.
Satu halilintar menyambar 10 meter diatas langit
tempat mereka berteduh. Bunyi pohon terbelah terdengar dari tempat mereka.
Wajah Teguh memucat. Mereka saling berpandangan.
“Kalau kita diam, kita bisa seperti itu juga
Guh,”ujar Kenzi kecut.
Hujan deras membuat penglihatan kabur. Jarak
penglihatan hanya sekitar 2 meter. Kenzi mengyeletingkan reslueting jaket tebal
birunya. Tekad bulat tergambar di wajahnya. Kakinya melangkah dari tempet
mereka berteduh.
“Ayo Guh!!”seru Kenzi.
Tiba-tiba sekelebat cahaya berpijar di depan mata
Kenzi. Suara ledakan terdengar dekat sekali di telinganya. Terdengar suara
orang memanggilnya. Namun, cahaya yang membutakan itu merengut kesadarannya.
Hanya tercium aroma terbakar yang entah apa. Lalu, seketika alam mendadak gelap
gulita.*
Jemari Kenzi yang terbalut perban perlahan bergerak.
Kenzi mencoba membuka matanya yang terasa berat. Sekujur tubuhnya terasa sakit
dan ngilu. Seluruh tubuhnya juga terbalut kain kasa seperti mumi. Kenzi
mengerang. Namun hanya geraman pelan keluar dari mulutnya. Ibunya menggeliat,
mencari posisi tidur yang lebih nyaman sebelum kemudian terjaga. Dengan takjub,
ditatapnya jemari Kenzi yang bergerak patah-patah. Secepat kilat Martha berlari
ke tempat tidur Kenzi.
“ Kenzi? Anakku, kamu siuman nak?”tanya Martha penuh
harap.
Kenzi mendengar suara ibunya. Namun, dia tidak bisa
melihatnya. Matanya gelap total. Tak ada secercah cahaya yang bisa memantulkan
bayangan ibunya. Dirinya panik. Tangannya yang sakit digerak-gerakkanya dengan
kalap. Berulangkali dia menepuk wajahnya, namun tetap saja gelap itu merajai
matanya. Kenzi berteriak, namun hanya geraman tak jelas keluar dari mulutnya. Ia
tidak bisa melihat! Dirinya buta! Airmatanya merebak dan merembes dari kain
kasanya. Dunia seakan berakhir baginya. Dia buta. Buta!
Martha
melihat keadaan anaknya dengan perasaan hancur. Anak laki-laki yang selalu
dibanggakannya kini hanya bisa menunduk tak berdaya di depannya. Anaknya yang
selalu menjadi juara 1 sejak di SD dulu. Yang menjadi pelatih Tae Kwon Do di 2
Dojo yang mereka milki.. Anaknya yang calon dokter, yang 5 bulan lagi akan
diwisuda. Kini yang bisa ia lakukan hanyalah memeluk bahu anaknya dan turut
menangis. **
Martha memapah Kenzi ke dalam kamar tidurnya. Tiga
bulan berlalu sejak Kenzi tersambar
petir di Gunung Gede, Pangrango. Kini
Kenzi duduk di atas ranjangnya sendiri yang empuk. Kain kasa yang membelit
tubuhnya telah dibuka sebulan yang lalu. Luka bakarnya telah mengelupas.
Kulitnya yang baru mulai tumbuh hingga Kenzi merasa kulitnya gatal dan sedikit
kemerahan. Luka bakar di matanya juga telah sembuh. Dokter berkata petir telah
membakar kornea matanya. Kemampuan melihatnya hanyalah 10 persen. Satu-satunya
jalan agar Kenzi bisa melihat kembali adalah dengan jalan operasi. Itu juga
jika ada donor mata yang sesuai. Pupus sudah hasil kerja kerasnya selama 6
tahun kuliah kedokteran. Semuanya hilang
dalam sekejap gara-gara dirinya tersambar petir. Kenzi menangis
diam-diam diatas bantal. Menangisi nasibnya hingga dirinya terlelap.
Sesuatu membuat matanya perih. Kenzi lalu menggosok
matanya perlahan. Akhirnya Kenzi bangkit dari tempat tidurnya. Dengan meraba
sekitar dan mengandalkan ingatannya, Kenzi mencari jendela. Kamarnya terasa
pengap. Dia butuh udara segar. Dirabanya kunci jendela, lalu dibukanya perlahan
daun jendela itu. Bermacam aroma menyerbu hidungnya. Aroma dedaunan yang tajam.
Pucuk mawar yang baru mekar menguarkan aroma lembut dan manis. Aroma jerami dan
rerumputan kering dari sarang burung yang terjemur matahari menusuk-nusuk pula
di hidungnya. Kenzi tertegun. Ada bayangan merah kecil tergambar di matanya
yang buta. Bayangan merah kecil itu menyerupai bentuk anak-anak burung. Mereka
bergerak, berkeciapan. Hati Kenzi tersentak. Dia bisa melihat bayangan anak
burung itu. Kenzi termangu sesaat.
“Kenzi? Waktunya makan siang Nak,” suara Ibunya
membuyarkan lamunan Kenzi.
Kenzi berbalik. Dan dibalik matanya yang buta, dia
bisa melihat bayangan Ibunya memancarkan siluet merah yang sama. Ibunya
memegang sesuatu seperti baki. Dari baki itu tercium bau lezat yang mengundang
selera. Soto ayam Madura kesukaanya! Dengan aroma bawang goreng dan taburan
seledri segar. Ada juga harum sambal ijo yg diulek kasar dan diberi kucuran
minyak panas. Kenzi hampir saja meneteskan air liurnya. Ibunya bergerak kearah
meja. Namun, sandal rumahnya tersangkut pada karpet Persia empuk yang dihamparkan
di kamar Kenzi.
“Aaahh…”jerit Martha.
Mangkuk panas berisi soto ayam itu terlempar ke
udara dan mendarat berantakan di atas kasurnya. Kuah kuningnya, telur dan
bihun, menyebar cepat diatas sprei putih.
“Kenzi ? Makan siangmu…,”desah Martha menyesal.
Martha hendak bangkit dari posisinya yang aneh.
Badannya setengah terjatuh, namun tangan Kenzi yang kokoh memeluk perut Ibunya
sehingga Ibunya tidak jadi terjerembab ke atas tumpahan sambal ijo yang pedas
luar biasa yang jatuh di karpet. Posisi Kenzi setengah berlutut di samping
Ibunya, memeluk perutnya.
“Aduh jadi berantakan deh kasur kamu Kenz,. Maafin
Ibu yang teledor ya? Ibu tidak hati-hati tadi.”ucap Martha seraya bangkit dan
membereskan kekacauan itu.
Kenzi berdiri
dengan heran. Ketika tadi menahan Ibunya, Kenzi merasakan getaran listrik
lembut yang berasal dari tubuh Ibunya. Getaran listrik itu membimbing tangannya
untuk menahan Ibunya dari terjatuh. Ditatapnya siluet Ibunya yang memancarkan
sinar kemerahan. Kenzi tertegun. Kini ia baru menyadari jika matanya bisa
melihat benda yang memiliki panas. Matanya bisa melihat seperti infra merah.
Menembus gelap kebutaan matanya.
***
Kenzi bisa mendengar lalu lalang kendaraan.
Hidungnya yang bertambah peka sejak ia kehilangan matanya, mencium bau karbon
dioksida yang berasal dari knalpot kendaraan. Sebuah warung tenda yang menjual
bakso, menguarkan aroma kaldu sapi. Kenzi tiba-tiba merasa mual. Semua aroma
itu menyerbu hidungnya. Berbaur dan membuatnya pening. Dengan tergesa, Kenzi
menutup hidungnya dengan tisu. Dengan lega ia menarik nafas. Aneka aroma itu
sedikit tertahan oleh tisu. Dengan lega dia bersandar pada mobilnya yang
terparkir di luar salon Les Meribles, salon langganan Ibunya.
Tiba-tiba dari kejauhan telinganya yang juga
bertambah tajam, mendengar bunyi decitan ban. Ditatapnya asal bunyi itu. Kenzi
bisa melihat banyak orang yang memancarkan sinar kemerahan dari tubuhnya. Tapi
ada dua orang yang tengah terduduk di sebuah mobil, melaju kencang ke arahnya.
Sinar kemerahan yang dipancarkan kedua orang itu berpijar. Di belakang mereka
berdua ada satu sosok yang terbaring di jok belakang. Sinar kemerahan yang
dipancarkannya meredup. Terdengar bunyi klakson yang memekakkan telinga dari
mobil kedua orang itu. Mobil kedua orang itu berusaha menghindari sebuah truk
pengangkut tabung gas 3 kilo yang keluar dari area parkiran. Sopir Innova itu
membanting stir ke kiri, tepat ke halaman salon Les Mirables. Mobil itu
meluncur bebas melewati halaman parkir dan menabrak tembok salon. Beberapa saat
kemudian banyak wanita pengunjung salon yang berteriak ketakutan, keluar dari
pintu salon.
Kabut asap
keluar dari kap mesin mobil. Sopir mobil
itu dan kedua penumpangnya, pingsan tak sadarkan diri. Kenzi yang melihat
kejadian itu lewat mata infra merahnya, bergegas menghampiri. Langkahnya tegap
dan tidak ragu-ragu. Dirabanya pintu mobil yang naas itu. Pijar kemerahan dari
tubuh sang sopir masih memnacar kuat. Dengan perlahan ditariknya tubuh lunglai
itu dari jok . Ada beberapa orang yang membantunya kini. Penumpang yang satunya
lagi juga telah dikeluarkan. Kenzi mengalihkan tatapannya kea rah penumpang
yang tergolek di jok belakang. Gawat. Pijar kemerahan dari tubuhnya semakin
meredup. Kenzi membuka pintu geser mobil dan mulai memeriksa urat nadi di leher
sosok itu. Detak jantungnya lemah dan semakin lemah. Kenzi mencoba memusatkan
konsentrasinya. Namun dia tidak tahu kondisi sosok dihadapannya itu. Yang
pasti, sosok itu tengah dalam keadaan koma dan perlu pertolongan segera.
“Panggil ambulan! Ada yang sekarat disini!”teriak
Kenzi. Sosok itu mulai berhenti bernafas. Dadanya berhenti memompa oksigen ke
dadanya. Pijar kemerahan itu tambah memudar dari tubuhnya.Kenzi menggelengkan
kepalanya.
“Tidak, tidak! Kamu tidak boleh mati disini! Kamu
tidak boleh!”bisik Kenzi. Dipompanya dada tubuh sosok itu. Namun sosok itu
tetap belum bernafas.
“Ayo, ayo!”ucap Kenzi.
” Tuhan berikan
keselamatan pada orang ini.”doanya penuh
kesungguhan.
Tiba-tiba tangannya seperti kesemutan. Kenzi
merasakan aliran energy listrik mengalir dari tangannya. Rasanya sakit. Namun
otak Kenzi bekerja cepat. Disentuhnya dada tubuh orang itu. Dan tubuh orang itu
melonjak karena kejutan energy listrik dari kedua tangannya. Kenzi menyentuh
tubuh itu sekali lagi. Lalu perlahan, tubuh orang itu memancarkan pijar
kemerahan yang semakin memerah. Kenzi mengulurkan tangannya hendak meraba nadi,
namun tangannya sontak ditarik kembali. Dia takut listrik dari tangannya itu
kembali menyengat orang itu dan malah berakibat fatal. Kenzi menoleh pada
orang-orang yang berkerumun di belakangnya.
“Pak tolong dilihat, dia sudah bernafas lagi atau
tidak?”ucap Kenzi seraya memundurkan tubuhnya dari mobil.
Bapak itu memeriksa nadi dan hidung tubuh orang yang
tadi diambang kematian tadi.”Sudah bernafas Dik.”seru Bapak itu.
Kenzi mengangguk.”Dia harus ke rumah sakit Pak.
Harus dirawat segera. “
“Baik, Dik. Hey Bobbi, kamu bawa mobil kan?Ayo kita
ke rumah sakit!”
Kenzi berjalan perlahan diantara kerumunan
orang-orang yang melihat kejadian itu. Tangannya di sedekapkan ke dadanya.
Beberapa meter dari lahan parkir yang penuh dengan orang, Kenzi berdiri sambil
menatap tangannya. Walau matanya tidak bisa melihat, namun kini kedua tangannya
bisa mengalirkan energy listrik yang menyelamatkan nyawa seseorang. Kenzi menangis.
Bukan karena menangisi nasibnya kali ini, tapi karena bersyukur ia masih diberi
kesempatan untuk hidup dan menolong orang lain..(rinz)
Minggu, 30 Maret 2014
KISAH AURORA, SANG MALAIKAT CAHAYA
Putri
Venus sedang berjalan-jalan mengitari Andromeda, kerajaan milik Raja Matahari,
menggunakan unicorn, kuda api, yang bernama Mirabela. Android dan bintang kecil
tampak bertebaran di sisi kanan dan sisi
kiri. Bahkan ada yang menyebar dibawah kaki Mirabela. Beberapa bintang terpecah
mengenai kuku besi Mirabela dan menimbulkan percikan bunga api yang indah.
“
Mirabela, tenanglah sedikit. Aku ingin berjalan-jalan bukan berlomba. Untuk apa
kau terburu-buru? Ini bukan jalan-jalan namanya, tapi perlombaan,” seru Putri
Venus seraya membetulkan mahkotanya yang miring karena gerakan Mirabela.
“Tuan
Putri, maafkan hamba, tapi saat ini para mahluk angkasa sedang berpesta di
Istana. Tapi mengapa tuan Putri mengajakku jalan-jalan?” tanya Mirabela tak
mengerti.
“
Aah, Mirabela. Kau kan tahu aku tidak suka pesta. Aku lebih suka menghabiskan
waktuku dengan menyiram kebun bunga milik Mama. Bunga-bunganya lebih indah jika
kusiram dengan air. Atau memasak makanan baru di dapur istana. Leo marah ketika
tahu aku memasak kue apel sendiri. Dasar Kakak yang aneh. Padahal kue apel
buatanku sangat enak.”
“
Bukankah tuan Putri sudah dewasa, mengapa tuan Putri menghabiskan waktu dengan
sia-sia seperti itu?”potong Mirabela.
“
Apa maksudmu Mirabela? Aku menikmati setiap detik waktuku di istana. Aku
menikmati waktu remajaku. Mengapa kau yang merajuk? Heran,”tukas Putri Venus.
Tangannya
menyapu android dan bintang kecil seakan menyapu air. Android dan bintang kecil
itu melayang dan berputar perlahan.
“Bukankah
Raja Matahari sedang mencari calon suami, lalu menikahkan tuan Putri dengannya?
Waktu yang kita miliki sangat sebentar. Tak ada lagi waktu bermain-main. Kita
akan berpisah,” ujar Mirabela sedih.
“
Jangan bersedih Mirabela. Nanti aku akan ikut menangis bersamamu. Sudahlah.
Lagipula Papa belum memiliki waktu untuk memilihkan calon suami bagiku.
Waktunya habis di medan perang. Ah, mengapa para laki-laki selalu suka
berperang? Bukankah alam semesta akan lebih baik jika ada yang mengalah? Jika
aku jadi pewaris kerajaan, aku akan memberikan planet biru itu pada Raja
Merkurius.”
Mirabela
menggelengkan kepalanya. Kepolosan dan kesabaran Putri Venus membuatnya gemas.
Jika seluruh mahluk alam semesta berpikir seperti yang Putri Venus pikirkan,
mungkin tidak akan ada peperangan. Tapi menurut pembicaraan para panglima
perang yang pernah menunggangi teman-temannya dan diceritakan kembali padanya, planet biru itu planet yang sangat
indah. Di planet biru itu terdapat persediaan air dan oksigen yang melimpah.
Jika satu benih ditanam di planet biru itu, maka sekejap kemudian benih itu
akan tumbuh dan menghasilkan buah. Jadi pantas saja jika planet biru itu
menjadi rebutan dua kerajaan. Kerajaan Andromeda yang dipimpin Raja Matahari,
dan kerajaan Galaxi yang dipimpin Raja Merkurius.
“
Lihat disana Mirabela! Kereta siapa itu yang melaju kemari? Debu-debu kosmiknya
sampai beterbangan kesana kemari! Ceroboh sekali penunggang itu!” omel Putri
Venus.
Mirabela
melihat kereta yang melaju ke arah mereka. Perlahan-lahan tampaklah wujud
keseluruhan kereta itu. Kereta itu terbuat dari emas putih dan bertatahkan
berlian. Setiap lekukannya diukir dengan sangat sempurna. Kuda api yang
menghela kereta yang luar biasa itu juga menakjubkan. Kuda api itu menyemburkan
api dari hidungnya. Matanya yang hitam seakan bisa melihat sampai ke kedalaman
jiwa seseorang. Mirabela yang merupakan kuda api betina, bergetar hatinya.
“
Mirabela? Mengapa engkau gemetar seperti ini?”tanay Putri Venus heran.
“
Aduh tuan Putri. Kuda api yang akan melewati kita adalah kuda api yang luar
biasa gagahnya. Hamba tiba-tiba merasa takut,” ujar Mirabela.
“
Ssh, apa yang kau takutkan ? Masa kau takut pada seekor kuda api? Seharusnya
engkau takut pada Penciptamu Mirabela. Seharusnya kita takut pada Allah.”
Mirabela
terdiam. Ditatapnya kereta beserta kuda apinya yang luar biasa. Walau susah
untuk menaklukkan ketakutannya, hatinya berdzikir mengingat Allah.
Kereta
kencana itu berhenti tepat di depan mereka. Seorang pemuda tampan dengan rambut
pirang ikal sebahu keluar dari kereta itu. Pakaian yang dikenakannya sangatlah
mewah dan berkilauan. Sebuah mahkota yang terbuat dari emas putih, bertahtakan
berlian berbentuk oval, bertengger di kepala pemuda itu.
“
Wah wah wah! Suatu kejutan yang menyenangkan! Siapa yang menyangka, aku bisa
bertemu dengan Putri Venus yang cantik jelita di jalanan berdebu ini,” seru
pemuda itu.
Putri
Venus memicingkan matanya menatap pemuda yang telah dengan lancangnya menakuti
kuda apinya.
“
Siapa dirimu? Mengapa kau tahu siapa aku?” tanya Putri Venus dengan nada
tinggi.
“
Siapa yang tidak mengenal Putri Venus, putri bungsu Raja Matahari? Raja
Matahari sendiri yang mengumumkan dirimu ke seluruh semesta ini. Betulkah kau
mencari jodoh?”tanya pemuda itu tidak perduli.
“
Dasar lancang! Mengapa kau langsung bertanya padaku? Kau tidak memperdulikan
kelembutan hati seorang wanita! Siapa sudi menjawab pertanyaanmu! Ayo Mirabela,
kita pergi dari sini! Kita kembali ke Istana.Tiba-tiba aku kehilangan minat
untuk berjalan-jalan,”ujar Putri Venus.
Pemuda
itu bergerak cepat dan menarik surai api Mirabela tanpa merasakan panasnya.
“
Jangan terburu-buru pergi, kuda yang cantik. Aku masih ingin berbicara dengan
tuanmu, walaupun tuanmu judesnya luarbiasa.”
Mirabela
mengikik senang. Melihat ketenangan dan kata-kata yang diucapkan pemuda
berambut pirang itu pada Mirabela, mau tak mau Putri Venus ingin mengetahui
perihal pemuda itu lebih jauh lagi.
“Sebenarnya
dirimu siapa? Mengapa kau menghalangi jalan kami?” tanya Putri Venus.
“
Aku adalah Pangeran Geo Jupiter, putra Raja Merkurius.”
Putri
Venus dan Mirabela terkejut.
“
Mengapa anak Raja Merkurius berada di wilayah kami? Engkau tidak takut para
pengawal kami akan menangkap dan menyiksamu?” tanya Putri Venus. Diam-diam rasa
kagum menyelusup ke dalam hatinya.
“
Aku tidak takut pada pengawal kerajaanmu Putri Venus. Yang aku takutkan adalah
Tuhanku, Tuhan Semesta Alam. Dialah Allah, Pencipta Seluruh Alam.”
Putri
Venus terdiam. Kini kekagumannya pada pemuda berambut pirang itu makin
bertambah.
“
Mengapa kau mencegatku disini, wahai Pangeran Geo Jupiter, putra Raja
Merkurius?” tanya Putri Venus.
“
Aku sedang berada di perpustakaan istanaku, ketika tiba-tiba kucium wangi yang
tak pernah kucium seumur hidupku. Aku lalu keluar istana. Sosokmu mengeluarkan
cahaya yang berpendar dari kejauhan. Aku tahu, Allah tidak akan memberikan
karunia yang begitu besar pada seseorang, jika seseorang itu tidak istimewa.
Maka aku mengeluarkan kereta kencanaku yang paling indah, beserta kuda api yang paling gagah, untuk mencegatmu.
Dan ya, aku tahu rencana Ayahmu. Ayahmu hendak menjodohkanmu dengan salah
seorang pangeran dari alam jauh agar
kerajaanmu memiliki sekutu perang untuk memerangi kerajaanku. Bukankah begitu
Tuan Putri Venus yang cantik dan bijaksana?”
Putri
Venus merasakan sindiran dalam kalimat Pangeran Geo.
“
Kalau misalnya hal itu benar, maka apa yang kerajaanmu akan lakukan?
Menculikku? Meminta tebusan pada Papaku? Sungguh tak kukira begitu lemah
taktikmu!”
Pangeran
Geo mengibaskan rambutnya.
“Maaf
Putri Venus. Walaupun kerajaanku berperang dengan kerajaanmu, tapi sungguh
tidak jantan rasanya jika aku harus menculikmu dan meminta tebusan pada Raja
Matahari. Bisa saja hal itu kulakukan. Tapi itu adalah strategi paling rendah
yang tak akan dilakukan seorang Pangeran seperti aku.”
“Oh,
begitukah?Lalu kenapa kau tidak membiarkanku pergi?”seru Putri Venus.
“
Karena aku jatuh hati padamu Putri Venus,” tukas Pangeran Geo dengan lantang.
Putri
Venus terdiam. Bagaimana bisa seseorang jatuh cinta pada pandangan pertama
mereka?
“
Engkau sedang bermimpi ya?Bagaimana bisa seseorang yang baru bertemu muka bisa
saling jatuh cinta? Aku tidak percaya!” seru Putri Venus.
Pangeran
Geo berjalan mendekati Putri Venus. Putri Venus panik.
“
Kau mau apa Pangeran Geo? Apakah kau tidak punya malu mendekati wanita yang
bukan milikmu?”
Pangeran
tertegun, lalu mundur empat langkah.
“
Maafkan aku Putri, aku tidak menyangka engkau setegas itu.”
“
Tentu saja aku harus tegas! Aku bersikap tegas karena aku baru bertemu denganmu!Tapi
jika aku bukan milikmu, aku tetap akan bersikap tegas seperti sekarang!”
Pangeran
Geo terdiam. Tiba-tiba dia tersenyum
“
Kalau kau jadi milikku, apa kau akan setegas ini?”
Wajah
Putri Venus merona karena malu. Dia terdiam lama sekali.
“
Tuan Putri Venus, aku bertanya padamu. Apakah jika engkau menjadi milikku
engkau tetap akan bersikap setegas ini?”
Putri
Venus tampak salah tingkah. Bukan apa-apa, Putri Venus membayangkan jika
dirinya menjadi milik Pangeran Geo. Membayangkan dirinya menjadi istri Pangeran
kerajaan Galaxi itu. Semburat merah
jambu menghias pipinya yang putih bersih.
“
Jawablah Putri, sebelum aku berteriak pada semesta jika aku mencintaimu,” ancam
Pangeran Geo.
Akhirnya
Putri Venus membuka mulutnya.
“Aku
tidak tahu Pangeran Geo,” sahut Putri Venus perlahan.
“
Jika aku memintamu untuk menikah denganku, apakah engkau bersedia, Putri?”
tanya Pangeran Geo.
Putri
Venus terperangah. Ditatapnya wajah Pangeran Geo yang bersungguh-sungguh dengan
ucapannya. Putri Venus memalingkan wajahnya dengan enggan. Ditatapnya istana
kerajaan dari kejauhan. Kemudian dirinya teringat sang Ayah, Raja Matahari.
Hatinya berdegup tak menentu.
“
Jika engkau ingin menikahiku Pangeran, maka kau harus memintaku dari Ayahku.
Tidak jantan rasanya jika engkau meminta cintaku di jalanan seperti ini,” tukas
Putri Venus.
Pangeran
Geo tersenyum. Dikibaskannya jubahnya yang kemilau.
“
Aku akan menghadap Ayahmu esok hari. Semoga saja Allah memperkenankan engkau menjadi istriku, Putri Venus,”ujar
Pangeran Geo.
Putri
Venus menunduk dan tak menjawab. Beberapa saat mereka berdiam diri membiarkan
keheningan berbicara di antara mereka.
“
Tuan Putri, kita harus pulang. Beberapa saat lagi bintang akan ditembakkan.
Kita bisa ketahuan kalau terlalu lama di jalanan seperti ini,’ seru Mirabela
memecah kesunyian.
Putri
Venus tergagap, ditatapnya Pangeran Geo diam-diam.
“
Yah kau betul sekali Mirabela. Kita harus pulang sekarang. Kalau tidak, mungkin
kita terkena bintang yang panas itu. Ehm, kami pulang dulu Pangeran Geo,” seru
Putri Venus seraya menarik kekang.
“
Tunggu dulu Putri.!”
Putri
Venus menoleh dengan bingung,” Ada apa lagi Pangeran?”
“Apakah
hatimu sama dengan hatiku?”tanya Pangeran Geo.
Putri
Venus menunduk malu,
”
Aku mencintai seseorang yang mencintai Allah sebagai Tuhannya. Apalagi jika dia
juga mencintaiku...”
Putri
Venus memberikan senyuman sebelum memacu Mirabela kembali ke istana. Tinggallah
Pangeran Geo berdua dengan Magnetosfer, kuda apinya yang sangat gagah.
“
Magnet, aku jatuh cinta! Benar-benar jatuh cinta! Aku ingin menjadikannya
permaisuri di hatiku! Semesta dan Allah menjadi saksinya, aku akan menjadikannya istriku!”
Magnetosfer
meringkik tanda setuju. Pangeran Geo lalu masuk ke dalam kereta lalu kereta itu
kembali ke kerajaan Galaxi.(bersambung)
KEAJAIBAN AL- QURAN
AL-QURAN SEBAGAI RAHMAT DAN PEMBAWA REZEKI
Peristiwa diturunkannya
surat Al-Alaq.
Ayat pertama yang
diterima Nabi Muhammad Saw adalah surat Al-Alaq di Gua Hiro. Saat itu tanggal
10 Agustus 660 M. Nabi Muhammad saw tepat berusia 40 tahun, 6 bulan, 12 hari.
Saat mengasingkan diri di Gua Hiro, malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad sw
sehingga membuat beliau ketakutan. Malaikat Jibril kemudian menyodorkan tulisan
surat yang tertulis pada lempengan kristal dan berkata,
”Iqra (bacalah)”.
Namun Nabi Muhammad saw
menjawab,
” Ma ana biqirain,(saya
tidak bisa membaca).”
Jibril kembali
mendesaknya.
“Iqra.”
Nabi Muhammad saw kian
ketakutan, tetapi beliau tetap menjawab,
“Ma ana biqirain.”
Malaikat Jibril menatap
Nabi Muhammad saw dan seketika Nabi Muhammad saw paham bahwa Jibril bukan
menyuruh membaca, namun mengikuti bacaannya. Dan diterimalah ayat Al-Quran
pertama yang berupa surat Al-Alaq, ayat 1-5 oleh Nabi Muhammad saw. Nabi
Muhammad saw langsung pulang ke rumah. Di rumah beliau menggigil hingga
diselimuti oleh istrinya yang tercinta, Khadijah. Nabi Muhammad saw mnggigil
karena masih takut dengan peristiwa yang dialaminya di Gua Hiro. Dengan diterimanya
ayat Al-Quran tersebut maka Muhammad saw resmi diangkat menjadi Nabi.
Al-Quran adalah salah
satu mukjizat terbesar yang diterima oleh Nabi Muhammad saw. Didalamnya
terdapat ribuan hikmah yang menyejukkan jiwa gersang seorang manusia. Maka pantaslah,
jika seorang muslim mulai malas membaca Al-Quran, maka jiwanya terasa hampa,
ujian hidup terasa mendera, sanak saudara terasa berjarak, dan rezekipun entah
dimana. Sebagian
orang malas membaca Al Quran padahal di dalamAl-Quran terdapat petunjuk untuk
hidup di dunia. Bukan hanya itu, setiap kita membaca Al-Quran setiap hurufnya
berpahala.
“Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran
maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan
menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam
satu huruf dan Miim satu huruf.”
(HR. Tirmidzi dan
dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)
Sebagian orang merasa
tidak sanggup belajar Al Quran karena sulit katanya, padahal membacanya sangat
mudah dan sangat mendatangkan kebaikan. Karena Al-Quran setengahnya membahas
tentang perihal kehidupan dunia dan setengahnya lagi membahas kehidupan
akhirat. Mari perhatikan hal-hal berikut:
Membaca Al Quran adalah perdagangan yang
tidak pernah merugi
“Sesungguhnya orang-orang yang
selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebahagian dari
rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan,
mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. “Agar Allah
menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari
karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.”
(QS. Fathir: 29-30).
Orang Indonesia sungguh sangat beruntung bisa
beragama Islam dengan tenang. Jika kita baca Surah Nabawiyah, kita bisa
membayangkan bagaimana sulitnya memeluk Islam pada zaman Nabi Muhammad saw.
Banyak muslim pada saat itu yang merupakan budak-budak. Jika mereka diketahui
memeluk agama Islam, maka para majikan mereka akan berusaha memurtadkan mereka
kembali. Cara-cara yang mereka lakukan sangatlah keji. Seperti terjadi pada
Bilal. Dirinya disiksa dengan kejam di tengah padang pasir yang panas. Tubuhnya
yang kurus dicambuk lalu ditindih dengan batu yang berat. Namun karena manisnya
iman telah merasuk dalam hatinya, siksaan itu tak terasa olehnya. Mulutnya
terus saja mengatakan,”Ahad, Ahad.”
Jika diam-diam beriman mereka
didzalimi, apalagi jika mereka membaca Al-Quran. Adik perempuan Umar bin Khatab
dipukul oleh kakaknya, Umar bin Khatab, ketika sedang halaqah bersama suaminya.
Saat itu di dalam rumah tersebut terdapat Khabbab bin Art yang sedang
mengajarkan al-Quran kepada keduanya (Fatimah, saudara perempuan Umar dan
suaminya). Namun ketika Khabbab merasakan kedatangan Umar, dia segera bersembunyi
di balik rumah. Sementara Fatimah, segera menutupi lembaran al-Quran.
Sebelum masuk rumah, rupanya Umar telah mendengar bacaan Khabbab, lalu dia bertanya :
“Suara apakah yang tadi saya dengar dari kalian?”,
“Tidak ada suara apa-apa kecuali obrolan kami berdua saja”, jawab mereka
“Pasti kalian telah murtad”, kata Umar dengan geram
“Wahai Umar, bagaimana pendapatmu jika kebenaran bukan berada pada agamamu ?”, jawab ipar Umar.
Mendengar jawaban tersebut, Umar langsung menendangnya dengan keras hingga jatuh dan berdarah. Fatimah segera membangunkan suaminya yang berlumuran darah, namun Fatimah pun ditampar dengan keras hingga wajahnya berdarah, maka berkata-lah Fatimah kepada Umar dengan penuh amarah:
“Wahai Umar, jika kebenaran bukan terdapat pada agamamu, maka aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah”
Melihat keadaan saudara perempuannya dalam keadaan ber-darah, timbul penyesalan dan rasa malu di hati Umar. Lalu dia meminta lembaran al-Quran tersebut. Namun Fatimah menolaknya seraya mengatakan bahwa Umar najis, dan al-Quran tidak boleh disentuh kecuali oleh orang-orang yang telah bersuci. Fatimah memerintahkan Umar untuk mandi jika ingin menyentuh mushaf tersebut dan Umar pun menurutinya.
Setelah mandi, Umar membaca lembaran tersebut, lalu membaca : Bismillahirrahmanirrahim. Kemudian dia berkomentar: “Ini adalah nama-nama yang indah nan suci”
Kemudian beliau terus membaca :
طه
Hingga ayat :
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”
(QS. Thaha : 14)
Beliau berkata :
“Betapa indah dan mulianya ucapan ini. Tunjukkan padaku di mana Muhammad”.
Mendengar ucapan tersebut, Khabab bin Art keluar dari balik rumah, seraya berkata: “Bergembiralah wahai Umar, saya berharap bahwa doa Rasulullah SAW pada malam Kamis lalu adalah untukmu, beliau SAW berdoa :
“Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah seorang dari dua orang yang lebih Engkau cintai; Umar bin Khattab atau Abu Jahal bin Hisyam”. Rasulullah SAW sekarang berada di sebuah rumah di kaki bukit Shafa”.
Umar bergegas menuju rumah tersebut seraya membawa pedangnya. Tiba di sana dia mengetuk pintu. Seseorang yang berada di dalamnya, berupaya mengintipnya lewat celah pintu, dilihatnya Umar bin Khattab datang dengan garang bersama pedangnya. Segera dia beritahu Rasulullah SAW, dan merekapun berkumpul. Hamzah bertanya:
“Ada apa ?”.
“Umar” Jawab mereka.
“Umar ?!, bukakan pintu untuknya, jika dia datang membawa kebaikan, kita sambut. Tapi jika dia datang membawa keburukan, kita bunuh dia dengan pedangnya sendiri”.
Rasulullah SAW memberi isyarat agar Hamzah menemui Umar. Lalu Hamzah segera menemui Umar, dan membawanya menemui Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW memegang baju dan gagang pedangnya, lalu ditariknya dengan keras, seraya berkata :
“Engkau wahai Umar, akankah engkau terus begini hingga kehinaan dan adzab Allah diturunakan kepadamu sebagaimana yang dialami oleh Walid bin Mughirah ?, Ya Allah inilah Umar bin Khattab, Ya Allah, kokohkanlah Islam dengan Umar bin Khattab”.
Maka berkatalah Umar :
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang disembah selain Allah, dan Engkau adalah Rasulullah .
Kesaksian Umar tersebut disambut gema takbir oleh orang-orang yang berada di dalam rumah saat itu, hingga suaranya terdengar ke Masjidil-Haram.
Masuk Islamnya Umar menimbulkan kegemparan di kalangan orang-orang musyrik, sebaliknya disambut suka cita oleh kaum muslimin.
Sebelum masuk rumah, rupanya Umar telah mendengar bacaan Khabbab, lalu dia bertanya :
“Suara apakah yang tadi saya dengar dari kalian?”,
“Tidak ada suara apa-apa kecuali obrolan kami berdua saja”, jawab mereka
“Pasti kalian telah murtad”, kata Umar dengan geram
“Wahai Umar, bagaimana pendapatmu jika kebenaran bukan berada pada agamamu ?”, jawab ipar Umar.
Mendengar jawaban tersebut, Umar langsung menendangnya dengan keras hingga jatuh dan berdarah. Fatimah segera membangunkan suaminya yang berlumuran darah, namun Fatimah pun ditampar dengan keras hingga wajahnya berdarah, maka berkata-lah Fatimah kepada Umar dengan penuh amarah:
“Wahai Umar, jika kebenaran bukan terdapat pada agamamu, maka aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah”
Melihat keadaan saudara perempuannya dalam keadaan ber-darah, timbul penyesalan dan rasa malu di hati Umar. Lalu dia meminta lembaran al-Quran tersebut. Namun Fatimah menolaknya seraya mengatakan bahwa Umar najis, dan al-Quran tidak boleh disentuh kecuali oleh orang-orang yang telah bersuci. Fatimah memerintahkan Umar untuk mandi jika ingin menyentuh mushaf tersebut dan Umar pun menurutinya.
Setelah mandi, Umar membaca lembaran tersebut, lalu membaca : Bismillahirrahmanirrahim. Kemudian dia berkomentar: “Ini adalah nama-nama yang indah nan suci”
Kemudian beliau terus membaca :
طه
Hingga ayat :
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”
(QS. Thaha : 14)
Beliau berkata :
“Betapa indah dan mulianya ucapan ini. Tunjukkan padaku di mana Muhammad”.
Mendengar ucapan tersebut, Khabab bin Art keluar dari balik rumah, seraya berkata: “Bergembiralah wahai Umar, saya berharap bahwa doa Rasulullah SAW pada malam Kamis lalu adalah untukmu, beliau SAW berdoa :
“Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah seorang dari dua orang yang lebih Engkau cintai; Umar bin Khattab atau Abu Jahal bin Hisyam”. Rasulullah SAW sekarang berada di sebuah rumah di kaki bukit Shafa”.
Umar bergegas menuju rumah tersebut seraya membawa pedangnya. Tiba di sana dia mengetuk pintu. Seseorang yang berada di dalamnya, berupaya mengintipnya lewat celah pintu, dilihatnya Umar bin Khattab datang dengan garang bersama pedangnya. Segera dia beritahu Rasulullah SAW, dan merekapun berkumpul. Hamzah bertanya:
“Ada apa ?”.
“Umar” Jawab mereka.
“Umar ?!, bukakan pintu untuknya, jika dia datang membawa kebaikan, kita sambut. Tapi jika dia datang membawa keburukan, kita bunuh dia dengan pedangnya sendiri”.
Rasulullah SAW memberi isyarat agar Hamzah menemui Umar. Lalu Hamzah segera menemui Umar, dan membawanya menemui Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW memegang baju dan gagang pedangnya, lalu ditariknya dengan keras, seraya berkata :
“Engkau wahai Umar, akankah engkau terus begini hingga kehinaan dan adzab Allah diturunakan kepadamu sebagaimana yang dialami oleh Walid bin Mughirah ?, Ya Allah inilah Umar bin Khattab, Ya Allah, kokohkanlah Islam dengan Umar bin Khattab”.
Maka berkatalah Umar :
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang disembah selain Allah, dan Engkau adalah Rasulullah .
Kesaksian Umar tersebut disambut gema takbir oleh orang-orang yang berada di dalam rumah saat itu, hingga suaranya terdengar ke Masjidil-Haram.
Masuk Islamnya Umar menimbulkan kegemparan di kalangan orang-orang musyrik, sebaliknya disambut suka cita oleh kaum muslimin.
Umar yang galaknya minta ampun
itu, begitu mendengar ayat suci Al-Quran, langsung bergetar hatinya. Setelah
hatinya bergetar, maka hati Umar mau menerima cahaya Islam.
Umar adalah seorang pemuda Quraisy
yang gagah, jago berkelahi dan pernah mengubur hidup-hidup bayi perempuannya.
Namun semenjak memeluk Islam dan sering membaca Al-Quran, matanya sering basah
oleh airmata mengenang dosa-dosanya.
Al-Quran berasal dari Allah, Sang Pencipta Alam
Semesta. Tidak ada satu ayatpun yang diubah sejak diturunkan pertama kali di
Gua Hiro pada Nabi Muhammad saw.
Pencipta Al-Quran patut kita percayai, karena Pencipta Al-Quran adalah
Pencipta manusia dan kehidupan itu sendiri. Islam adalah satu-satunya agama
yang mengatur adab dan peraturan yang mencakup segalanya. Mulai dari makan,
tidur, ke wc, berhubungan intim dengan pasangan, bergaul dengan anak dan
saudara, waris mewarisi, jalan-jalan,penyakit hati, penyakit fisik, dan masih banyak lagi. Al-Quran juga menyuruh
kita beriman pada hal gaib yang kita tidak bisa melihatnya, contoh, malaikat,
setan ,jin, takdir baik, dan takdir buruk. Al-Quran juga menjanjikan siapa yang
sering membaca dan mengamalkan isi Al-Quran, maka Allah akan menaikkan
derajatnya. Lalu ada pertanyaan di benak kita, jika kaum muslim sering membaca
Al-Quran mengapa banyak yang mengaku muslim saat ini masih berada di situasi
miskin, susah, depresi bahkan korupsi?
“ Sesungguhnya Kami telah
menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak
mengujinya(dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar
dan melihat. Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus, ada yang
bersyukur dan ada pula yang kafir.”(Al-Insaan:2, 3)
Suami yang berselingkuh, istri
yang boros dan cerewet, bos yang menyebalkan, teman sekantor yang pengadu,
anak-anak yang membuat malu karena hamil di luar nikah, pecandu narkoba atau
pembantu yang sering memecahkan piring, ini adalah ujian dari Allah. Ujian ini
Allah timpakan dan pergilirkan bagi kita untuk melihat amalan kita. Apakah
ujian itu diberikan kepada kita tanpa adanya pembekalan? Oh tidak, Allah
memberikan pembekalan untuk kita.
Apa itu?
Al-Quran dan Al-Hadits. Dan bukan
itu saja, Allah juga memberi kita mata,
telinga, akal dan pikiran. Dengan demikian semua masalah, baik itu masalah yang
berhubungan dengan Allah, misalnya shalat, maupun masalah yang berhubungan
dengan manusia (misalnya menghadapi orang yang menyebalkan), pada hakikatnya
adalah untuk menguji, mampu atau tidak kita bersikap sesuai dengan kehendk
Allah dan Rasulullah saw. Bila kita
dapat bertindak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Al-Quran dan
Ah-Hadits dengan niat “lillahi ta’ala,” maka berarti kita lulus. Sebaliknya,
jika masalah yang datang pada kita, kita hadapi dengan nafsu amarah, berarti
kita gagal. Begitulah perjalanan menuju surga. Banyak onak dan duri yang harus
dilewati. Dalam perjalanan itu pasti akan ditemui halangan dan rintangan yang
kesemuanaya itu merupakan ujian dari Allah. Tidak ada seorang manusiapun yang
dibiarkan tanpa diuji. Bak seorang pelajar yang mengikuti ujian agar bisa mendapatkan
ijazah. Dia harus rela dirinya mengikuti ujiandemi ujiani. Karena jika tidak,
maka sekolah tidak akan meluluskannya atau menaikkan kelasnya ke kelas yang
lebih tinggi.
Bahkan para nabi Allah yang mulia
pun Allah berikan ujian . Nabi Zakaria yang digergaji oleh kaumnya yang dzalim,
hingga tubuhnya terbagi dua. Nabi Ibrahim yang diperintahkan menyembelih anak
yang diidamkannya, Ismail. Nabi Ayub yang diuji dengan penyakit kulit yang
menjijikan hingga seluruh kekayaan, anak dan istrinya pergi meninggalkan dia.
Nabi Muhamad saw yang dilempari kotoran unta dan dilempari batu hingga kaki
tangannya berdarah-darah. Belum lagi
ketika perjanjian Hudaibiyah diberlakukan, yaitu diboikotnya perekonomian kaum
Bani Hasyim hingga mereka harus memakan rerumputan saking tidak adanya bahan
makanan yang bisa dimakan. Mereka melakukannya untuk melindungi Nabi Muhammad
saw. Namun perlu diingat , bila ujian-ujian yang ditemui dalam perjalanan hidup
ini berhasil dilalui dengan berpegang teguh pada Al-Quran dan Al-Hadits, maka
hal itu akan diperhitungkan Allah sebagai amal soleh, yang kelak diganjar
surga. Semakin banyak amal saleh yang kita lakukan, maka kelak akan diganjar
dengan pahala. Dan semakin banyak kita menabung pahala, maka semakin besar pula
kesempatan kita masuk surga dan termasuk ke dalam kelompok manusia yang
diridhoi Allah.
“ Sesungguhnya orang-orang yang
beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat
tinggal. Mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah daripadanya.”(
Al-Kahfi: 107, 108)
“ Dan orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal-amal saleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam
surga”(An-Nisaa: 57)
“ Dan orang-orang yang beriman dan
mengerjakan amal-amal saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang
melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka
kekal didalamnya.”(Al-Araf: 42)
“ Dan surga itu diberikan kepada
kamu berdasarkan amal yang telah kamu kerjakan”.(Az-Zukruf:72)
“ Barangsiapa yang mengerjakan
amal-amal saleh baik ia laki-laki maupun perempuan sedangkan ia orang yang
beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya
sedikitpun.”(An-Nisaa:124)
Dengan memahami ayat-ayat Al-Quran
diatas, akan mencegah kita tertipu dan telena mengikuti emosi atau pikiran
negatif, sehingga sikap dan perilaku kita tidak menyimpang dari aturan yang
ditetapkan Allah.
Kisah yang akan anda baca adalah
kisah nyata,
“(Berita Terkini,Online News.blogspot.com/Merdeka)
Meskipun menggunakan berbagai alasan, tetap saja bunuh diri itu tidak dapat
dibenarkan. Semua agama pun juga melarang tindakan mengakhiri hidup, dosanya
sangat besar.
Telah banyak kasus bunuh terjadi di Indonesia. Penyebab mereka nekat bunuh diri karena banyak hal. Mulai dari persoalan ekonomi, bahkan sampai soal asmara.
Nah, belakang ini marak kasus bunuh diri terjadi karena persoalan asmara. Mereka nekat bunuh diri setelah kekasihnya selingkuh. Dilansir Merdeka, berikut ini 5 cerita kasus bunuh diri karena diselingkuhi.
Telah banyak kasus bunuh terjadi di Indonesia. Penyebab mereka nekat bunuh diri karena banyak hal. Mulai dari persoalan ekonomi, bahkan sampai soal asmara.
Nah, belakang ini marak kasus bunuh diri terjadi karena persoalan asmara. Mereka nekat bunuh diri setelah kekasihnya selingkuh. Dilansir Merdeka, berikut ini 5 cerita kasus bunuh diri karena diselingkuhi.
1. Pacar selingkuh, seorang santri bunuh diri Lagi-lagi karena persoalan asmara. Seorang santri
pondok pesantren Zurohhim, Depok, berinisial D (13) nekat bunuh diri karena
mengetahui pacarnya berinisial Y (15) selingkuh.
Sang santri dengan pacarnya sempat bertengkar sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Karena hatinya tersakiti, santri itu kemudian bunuh diri.
Menurut Kapolsek Cimanggis Kompol Firman Andreanto waktu itu, jasad korban ditemukan di depan asrama pondok pesantren. Kejadian ini sempat membuat heboh warga Kampung Sindang Karsa, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cimanggis.
Korban diketahui cemburu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. HP korban pun juga disita polisi. Dari HP korban diketahui, ada SMS dari pacarnya.
2. Gantung diri di pohon nangka Stres karena permasalahan asmara, seorang kernet Metromini, Anggie Poster Hutapea (30) nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri. Tubuhnya ditemukan oleh warga di sebuah pohon nangka di Jalan Tanjung Duren Selatan Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (1/10) sekitar pukul 07.30 WIB.
Sang santri dengan pacarnya sempat bertengkar sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Karena hatinya tersakiti, santri itu kemudian bunuh diri.
Menurut Kapolsek Cimanggis Kompol Firman Andreanto waktu itu, jasad korban ditemukan di depan asrama pondok pesantren. Kejadian ini sempat membuat heboh warga Kampung Sindang Karsa, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cimanggis.
Korban diketahui cemburu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. HP korban pun juga disita polisi. Dari HP korban diketahui, ada SMS dari pacarnya.
2. Gantung diri di pohon nangka Stres karena permasalahan asmara, seorang kernet Metromini, Anggie Poster Hutapea (30) nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri. Tubuhnya ditemukan oleh warga di sebuah pohon nangka di Jalan Tanjung Duren Selatan Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (1/10) sekitar pukul 07.30 WIB.
"Temannya bilang, beberapa hari ini korban terlihat stres gara-gara
asmara," kata Kanit Reskrim Polsektro Tanjung Duren AKP Khoiri saat dihubungi,
Selasa (1/10).
Kemudian Khoiri melanjutkan bahwa pada saat ditemukan, korban menggantung
dengan menggunakan tambang plastik berwarna merah. Dari tubuh korban, polisi
tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Oleh polisi, tubuh korban yang sudah membiru kemudian dilarikan ke Rumah
Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum. "Diduga korban bunuh
diri," pungkas Khoiri.
3. Gantung diri karena pacarnya selingkuh
3. Gantung diri karena pacarnya selingkuh
Kasus bunuh diri ini juga miris. Annisa Qorrya Tika Edhayani (15) mengakhiri hidupnya dengan gantung
diri. Annisa nekat bunuh diri karena mengira pacarnya selingkuh dengan
temannya, Friska (13). Friska sendiri membantah telah menjalin kasih dengan
pacar Annisa itu.
"Tapi Nisa salah paham,
dia malah menuduh saya katanya rebut pacarnya, dia kesal sama saya. Saya bilang
telpon saja Viki kalau tidak percaya," kata Friska ditemui di rumah korban,
Senin, (1/10).
Semenjak kejadian Friska chatting dengan Viki di
jejaring sosial, hubungan pertemanan mereka menjadi renggang. Sikap Annisa
kepada Friska pun berbeda.
"Tapi pas Minggu (30/9) sekitar pukul 20.00
WIB, Annisa telepon saya, dia bilang minta maaf karena udah salah paham sama
saya tentang Viki. Saya bilang nggak apa-apa, saya sudah maafkan,"
katanya.
Namun kata-kata terakhir di ponsel itulah yang
membuat Friska kaget. Annisa bilang tidak akan bisa bertemu dengannya
lagi.
"Tapi mulai besok kamu nggak bisa temukan aku
selamanya," kata Friska menirukan ucapan Annisa yang langsung menutup
teleponnya.
4. Minum cairan pembersih lantai
Kasus bunuh
diri karena diselingkuhi juga terjadi di Kendari. Seorang istri polisi bunuh
diri di rumahnya yang terletak di Kendari Permai, Kelurahan Padaleu, Kecamatan
Kambu, Kendari.
Mulut istri polisi itu berbusa saat ditemukan oleh anaknya sendiri di rumahnya. Kemudian anaknya minta tolong dan warga pun langsung berdatangan.
Warga sempat berusaha menolong dengan memberikan air kelapa. Tapi nyawanya tak tertolong.
Di dekat korban, warga menemukan sebuah cairan pembersih lantai yang sudah diminum. Rekan korban, Mulyanti, menduga korban bunuh diri karena suaminya selingkuh.
Mulyanti mengatakan, suaminya pernah dilaporkan ke polisi. Namun, tidak ada tindaklanjutnya. Kemungkinan sang istri stres dan tak kuat menahan beban hidup.
5. Suami selingkuh, istri terjun dari jembatan
Mulut istri polisi itu berbusa saat ditemukan oleh anaknya sendiri di rumahnya. Kemudian anaknya minta tolong dan warga pun langsung berdatangan.
Warga sempat berusaha menolong dengan memberikan air kelapa. Tapi nyawanya tak tertolong.
Di dekat korban, warga menemukan sebuah cairan pembersih lantai yang sudah diminum. Rekan korban, Mulyanti, menduga korban bunuh diri karena suaminya selingkuh.
Mulyanti mengatakan, suaminya pernah dilaporkan ke polisi. Namun, tidak ada tindaklanjutnya. Kemungkinan sang istri stres dan tak kuat menahan beban hidup.
5. Suami selingkuh, istri terjun dari jembatan
Seorang ibu
muda nekat mengakhiri hidupnya dengan loncat dari jembatan. Peristiwa ini
terjadi di Barelang, Batam.
Atik Winarsih (22) namanya. Ia nekat bunuh diri bersama anaknya yang masih berusia 2,5 tahun. Jasadnya ditemukan oleh seorang nelayan di Perairan Batu Gani Jembatan III Barelang.
Korban diduga bunuh diri karena mengetahui suaminya, Andri Wibowo selingkuh. Sang suami pun mengakui jika sebelum istrinya bunuh diri sempat ribut dengannya.
Setelah itu istrinya pamit pergi. Tiga hari menghilang, Atik ditemukan sudah terbujur kaku.
6. Gantung diri di pohon nangka Stres karena permasalahan asmara, seorang kernet Metromini, Anggie Poster Hutapea (30) nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri. Tubuhnya ditemukan oleh warga di sebuah pohon nangka di Jalan Tanjung Duren Selatan Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (1/10) sekitar pukul 07.30 WIB.
Atik Winarsih (22) namanya. Ia nekat bunuh diri bersama anaknya yang masih berusia 2,5 tahun. Jasadnya ditemukan oleh seorang nelayan di Perairan Batu Gani Jembatan III Barelang.
Korban diduga bunuh diri karena mengetahui suaminya, Andri Wibowo selingkuh. Sang suami pun mengakui jika sebelum istrinya bunuh diri sempat ribut dengannya.
Setelah itu istrinya pamit pergi. Tiga hari menghilang, Atik ditemukan sudah terbujur kaku.
6. Gantung diri di pohon nangka Stres karena permasalahan asmara, seorang kernet Metromini, Anggie Poster Hutapea (30) nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri. Tubuhnya ditemukan oleh warga di sebuah pohon nangka di Jalan Tanjung Duren Selatan Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (1/10) sekitar pukul 07.30 WIB.
"Temannya bilang, beberapa hari ini korban
terlihat stres gara-gara asmara," kata Kanit Reskrim Polsektro Tanjung
Duren AKP Khoiri saat dihubungi, Selasa (1/10).
Korban, lanjut Khoiri, saat ditemukan menggantung
dengan menggunakan tambang plastik berwarna merah. Dari tubuh korban, polisi
tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
"Di tubuh korban tidak ditemukan adanya
tindakan kekerasan," lanjut Khoiri.
Oleh polisi, tubuh korban yang sudah membiru
kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum.
"Diduga korban bunuh diri," pungkas Khoiri.
15 Caleg Cirebon Stres
CIREBON(SINDO)
– Tak kuat mental menerima kekalahan pemilu,
membuat sejumlah calon anggota legislatif (Caleg) mengalami depresi berat.
Sedikitnya, 15 caleg asal Cirebon mengalami depresi dan memilih melakukan
pengobatan spiritual untuk menyembuhkan depresi kepada Ustaz Ujang Bustomi di Desa
Sinarancang, Mundu, Cirebon.
Dalam
mengobati pasien depresi, Ustaz Ujang yang juga pimpinan Forum Spiritual Peduli
Cirebon (FSPC) ini melakukan ritual khusus untuk memulihkan kembali mental
pasien yang terkena depresi berat.
Saat ini
sedikitnya, sudah 15 orang caleg asal Kabupaten/Kota Cirebon, Kuningan, dan
Indramayu mendatangi padepokan FSPC guna melakukan pengobatan dan menormalkan
kembali depresi. Mereka mayoritas datang dibawa keluarganya, Bahkan ada juga
yang datang sendiri.
“Sejauh
ini kami baru menerima 15 caleg yang mengalami depresi. Alhamdulillah, sebagian
besar mereka sudah ada perkembangan dan merasa legowo atas kekalahannya,” tutur
Ujang usai melakukan ritual penyembukan Depresi di Situ Patok, Cirebon, Senin
(13/4/2009).
Dijelaskan
Ujang, prosesi penyembuhan caleg depresi dilihat dari kondisi pasien. Jika
kondisi pasien mengalami depresi berat, maka pihaknya menyarankan untuk
menginap beberapa hari di padepokannya. Namun, jika kadar depresinya relatif
rendah, pihaknya hanya melakukan prosesi ritual dan berobat jalan saja.
Rata-rata
pasien yang berobat, kata dia, kecewa dengan hasil suara yang tidak sesuai
dengan prediksi. Padahal, tidak sedikit dana yang harus dikeluarkan caleg untuk
menarik simpati masyarakat.
“Mereka
rata-rata depresi karena perolehan suara kecil. Sementara uang yang dikeluarkan
kepada tim sukes bisa mencapai antara Rp200 juta hingga Rp1,5 miliar.
Ketidaksiapan inilah yang membuat caleg tidak terima dengan kekalahannya,”
terang Ujang.
Biasanya,
terang Ujang, caleg yang depresi mengalami perubahan sikap yang sangat
signifikan. Bahkan salah satu pasiennya asal Kuningan, sampai rela bertelanjang
di lingkungan rumahnya karena mengalami depresi berat.
“Mereka
tidak mau berkomunikasi dengan keluarga, apalagi dengan masyarakat luas. Namun,
Alhamddulillah pasien yang dari Kuningan saat ini sudah agak mendingan,” tegas
Ujang.
Prosesi
ritual, diawali dengan melakukan doa guna pembersihan pikiran negatif pasien.
Selanjutnya, pasien dimandikan di Situ Patok yang dipercayai warga sekitar memiliki
nilai keramat. Lantas, pasien langsung dibimbing Ustaz Ujang melakukan doa dan
membacakan ayat suci Alquran. (teb)
Ini
Dia Reaksi Caleg-caleg Tak Terpilih di Tahun 2009
SELANG
dua bulan ke depan, Indonesia akan menggelar pemilu 2014. Seperti kita ketahui,
untuk jadi wakil (sebagian) rakyat butuh modal besar. Harapannya, tentu saja,
setelah terpilih, modal itu bisa balik lagi.
Nah, lima
tahun silam, ada banyak caleg stress gara-gara gagal tak terpilih pada pemilu
legislatif di bulan April tahun 2009 itu. Berikut adalah sebagian data tentang
caleg tak terpilih dan kemudian jadi stres. Daftar nama dan info diambil dari
berbagai sumber media cetak maupun online.
1. Caleg
SK di Dapil I Kabupaten Sumbawa menarik kembali bantuan sebuah mesin genset
yang disumbangkannya ke mesjid. Selain itu, ia juga menarik bantuan dana
sebesar Rp 1 juta yang disumbangkannya ke dua mushallah.
2. Caleg
AH di Dapil I Kabupaten Sumbawa, sebelumnya ia menyumbang 100 buah kursi
plastik dan 25 zak semen ke sebuah MTS di Kecamatan Labangka. Namun karena
kecewa tidak meraih suara yang diharapkan, AH menarik kembali kursi dan semen
tersebut.
3. Oknum
caleg di Kota Sumbawa Besar yang tidak disebut nama dan parpolnya, meminta
kembali uang sebesar Rp 20 ribu per orang yang diberikan dengan target 50
hingga 60 suara. Namun di pemilu, perolehan yang ada hanya ada saksi dan
keluarga tim sukses.
4. Caleg
dari Partai Golkar dari Kota Bogor, Yuniar, melalui tim suksesnya berinisial
SB, menarik kembali ratusan buku tabungan masing-masing senilai Rp50.000
bertuliskan Karya Nyata Sejahtera yang dibagikan saat kampanye di Kampung
Muara, RW 11/14, Kelurahan Pasirjaya,Kecamatan Bogor Barat. Namun saat hasil
suara dihitung, dari jumlah DPT yang jumlahnya sekitar 900 suara,nama Yuniar
hanya memperoleh di bawah 10 suara di RW 11 dan 14.
5. Caleg
Partai Golkar dari Daerah Pemilihan I Dumai Timur Aswin melalui tim suksesnya
mencabut kembali lima tiang listrik yang telah dipasang untuk menyalurkan
listrik pada warga setempat.
6. Caleg
dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjar, Jawa Barat, Srihayati, 23,
ditemukan tewas gantung diri sekitar pukul 07.30 WIB Selasa (14/4).Ibu muda
yang mencalonkan diri untuk daerah pemilihan (dapil) I Kota Banjar dengan nomor
urut 8 itu ditemukan tewas di sebuah saung bambu di Dusun Limusnunggal RT01/01,
Desa Bangunjaya,Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Ciamis.
7.
Seorang calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDIP), Pahala Sianipar ditemukan tewas di kediamannya, Senin (19/04) malam. Ia
tewas bunuh diri akibat menenggak obat pembasmi serangga di dalam kamarnya. Di
kediamannya Jalan Pintu Air, Kecamatan Medan Kota.
8. Tim
Sukses (TS) Caleg pun bisa stres bahkan mengakhiri hidupnya. Itu dibuktikan
Muhammad Iqbal (28), TS seorang Caleg yang kalah. Lelaki yang menetap di Jalan
Eka Surya, Gang Pribadi, Kelurahan Gedung Johor, Medan Johor ini nekat gantung
diri di kediamannya, Jumat (10/4). Iqbal adalah TS seorang Caleg untuk DPRD
Medan. Sejak dua bulan lalu dia aktif menjadi TS Caleg sebuah Parpol. Karena
kesibukan sebelum dan saat kampanye. Lelaki dengan pekerjaan serabutan ini
dikabarkan sering tak pulang ke rumah untukme ngurus kemenangan Caleg
jagoannya. Karena itu, dia acap bertengkar dengan istrinya.
9.
Lazuardi, seorang caleg DPRD Kota Pontianak, Kalimantan Barat, meninggal hanya
beberapa jam setelah mengikuti penghitungan suara pemilu. Diduga caleg dari
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini meninggal karena terlalu
lelah dan stres mengikuti rangkaian proses pemilu. Ditambah perolehan suara tak
cukup untuk menjadikannya legislator.
10.Sri
Sumini, caleg dari Partai Demokrat di Solo, Jawa Tengah, meninggal akibat
serangan jantung dan lever pada hari Minggu (12/4). Menurut keluarga, sejak
masa kampanye hingga usai pencontrengan sang caleg lebih pendiam dan terkesan
menyimpan beban pikiran.
11. Di
Cirebon, sebanyak 15 orang caleg mengalami depresi dan memilih melakukan
pengobatan spiritual untuk menyembuhkan depresi kepada Ustaz Ujang Bustomi di
Desa Sinarancang, Mundu, Cirebon.
12. Seorang
calon legislator daerah pemilihan Tangerang, di perumahan elit Alam Sutera
Kunciran, stres dan marah-marah karena kalah dalam pemilu legislatif 9 April
lalu.Sekitar pukul 17.00 WIB (9/4) saat penghitungan suara dilakukan, seorang
pria (40) yang merupakan caleg dari partai tertentu, terlihat frustasi saat
mengatahui kalah dalam perolehan suara. Dia merangkak di pinggir jalan dengan
membawa-bawa cangkir sambil meminta-minta uang kepada orang yang berlalu
lalang, katanya kembalikan uang saya, kata caleg itu.
13. Salah
seorang caleg Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) dari Bulukumba; Andi
Langade Karaeng Mappangille Minggu (12/4) bersama tim suksesnya nekat melakukan
penutupan jalan sepanjang 3 km. Tindakan tersebut diduga akibat perolehan
suaranya yang tidak mencukupi menjadi caleg terpilih.
(islampos.com)
(islampos.com)
Cerita
diatas cukuplah untuk kita jadikan pelajaran. Semua ujian yang menimpa kita
bukannya karena Allah membenci kita, tapi karena Allah ingin menaikkan derajat
kita. Bukankah Al-Quran diturunkan agar menjadi bekalan bagi kaum manusia?
Al-Quran juga penjawab semua ujian-ujian yang diujikan Allah pada manusia. Jika
pada akhirnya manusia sendiri yang gagal menempuhi ujian itu, maka jangan
salahkan Allah. Karena Allah telah memberikan bekalan buat kita, yaitu Al-Quran
dan Al-Hadits.
“
Sesungguhnya hanya orang-orang kafir yang berputus asa dari rahmatKu”.
Membaca Al Quran bagaimanapun akan mendatangkan kebaikan
“Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).
Al-Quran juga mempunyai fadhilah :
1.
Kebaikan akan menghapuskan kesalahan.
“Sesungguhnya
perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-pe rbuatan yang
buruk.” (QS. Hud: 114
2.
Setiap kali bertambah kuantitas bacaan,
bertambah pula ganjaran pahala dari Allah. “Tamim Ad Dary radhiyalahu ‘anhu berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda: “Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam
dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam.” (HR. Ahmad dan
dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’,
no. 6468).
3.
Bacaan Al Quran akan bertambah agung dan mulia
jika terjadi di dalam shalat. “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu
meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda: “Maukah salah seorang dari kalian jika dia
kembali ke rumahnya mendapati di dalamnya 3 onta yang hamil, gemuk serta
besar?” Kami (para shahabat) menjawab: “Iya”, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda: “Salah seorang dari kalian membaca tiga ayat di dalam shalat
lebih baik baginya daripada mendapatkan tiga onta yang hamil, gemuk dan besar.”
(HR. Muslim).
Membaca Al Quran akan mendatangkan syafa’at
“Abu Umamah Al Bahily radhiyallahu ‘anhu berkata: “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bacalah Al Quran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya” (HR. Muslim).
Masih banyak
lagi keutamaan-keutamaan yang memotivasi seseorang untuk memperbanyak bacaan Al
Quran. Dan pada tulisan kali ini hanya menyebutkan sebagian kecil keutamaan
dari membaca Al Quran.Generasi yang diridhai Allah itu, adalah mereka
orang-orang yang giat dan semangat membaca Al Quran bahkan mereka mempunyai
jadwal tersendiri untuk baca Al Quran.
Salah satu ibadah paling agung adalah membaca Al Quran
“Abdullah bin
Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata: “Allah telah menjamin bagi siapa
yang mengikuti Al Quran, tidak akan sesat di dunia dan tidak akan merugi di
akhirat”, kemudian beliau membaca ayat: “Lalu barang siapa yang mengikut
petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka”. (QS. Thaha: 12 )
“Khabbab bin
Al Arat radhiyallahu ‘anhu berkata: “Beribadah kepada Allah semampumu
dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan pernah beribadah kepada Allah
dengan sesuatu yang lebih dicintai-Nya dibandingkan (membaca) firman-Nya.”
(Atsar shahih
diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi).
“Abdullah bin
Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Siapa yang ingin mengetahui bahwa
dia mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikanlah jika dia mencintai Al
Quran maka sesungguhnya dia mencintai Allah dan rasul-Nya.” (Atsar shahih
diriwayatkan di dalam kitab Syu’ab Al Iman, karya Al Baihaqi).
“Berkata
Wuhaib rahimahullah: “Kami telah memperhatikan di dalam hadits-hadits
dan nasehat ini, maka kami tidak mendapati ada sesuatu yang paling melembutkan
hati dan mendatangkan kesedihan dibandingkan bacaan Al Quran, memahami dan
mentadabburinya”.
Jika saat ini
kita merasa sedih, hampa dan gelisah, maka mari kita bertanya, apakah kita
telah membaca Al-Quran, memahami dan mentadaburinya? Banyak ilmuwan dan Doktor
besar di zaman kita yang awalnya mengagungkan ilmu pengetahuan, akhirnya masuk
Islam karena kebenaran Al-Quran bisa diilmiahkan. Bahkan hampir setiap saat para ilmuwan
menemukan bukti baru yang ilmiah tentang kemukjizatan Al-Quran. Anda mau tahu
siapa saja mereka?
1. Dr.
Gary Miller
Dr. Gary
Miller atau yang sekarang dikenal sebagai Abdul Ahad Omar, seorang
Matematikawan Kanada yang mendapat hidayah karena Al-Quran. Ilmuwan terkenal ini mengatakan, bahwa
sebelum Al-Quran diturunkan dan Muhammad saw diangkat menjadi Rasul , seorang
filsuf Yunani Democritus telah menyampaikan pendapatnya tentang atom. Democritus dan para filsuf berkata,” Materi terdiri atas
partikel-partikel yang sangat kecil yang tidak terlihat dan tidak bisa dibagi,
partikel-partikel itu disebut atom. Itulah definisi atom secara ilmiah yang
diketahui manusia selama ribuan tahun.
“ Orang Arab
telah mengetahui definisi ini jauh sebelum Islam datang. Buktinya, kata dzarrah
atau atom, menurut orang Arab adalah bagian terkecil yang diketahui manusia.
Namun sekarang ini, ilmu pengetahuan modern menemukan bahwa atom yang dianggap
bagian terkecil dari materi ternyata masih bisa dibagi lagi. Hal itu dianggap
sebagai penemuan baru dalam science modern. Yang sangat mengherankan, Al-Quran
yang diturunkan empat belas abad yang lalu ternyata telah lebih dahulu
memberikan informasi ilmiah ini. Allah berfirman di dalam Al-Quran,
“ Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan
tidak membaca suatu ayat Al-Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan
melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput
dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah(atom) di bumi maupun di langit.
Tidak ada yang lebih kecil dan tidak ada yang lebir besar dari itu
melainkan(semua tercatat) dalam kitab yang nyata(Lauhul Mahfudz).”(QS.
Yunus:61)
Tidak
diragukan lagi penjelasan bahwa ada yang lebih kecil dari atom seperti yang ada
dalam ayat di atas adalah hal yang samasekali
tidak populer ketika Al-Quran diturunkan. Yang diketahui manusia saat
itu materi terkecil adalah atom, dan atom tidak bisa dibagi, artinya tidak ada
yang lebih kecil dari atom. Dari manakahAl-Quran bisa memberikan informasi
ilmiah yang jauh melampaui apa yang ditemukan manusia saat itu. Tak lain dan
tak bukan adalah dari Allah Swt. Ini membuktikan bahwa Al-Quran adalah firman
Allah yang tidak lekang oleh zaman.
2. Dr.
Maurice Bucaille
Beliau adalah
seorang dokter ahli bedah terkenal di Perancis. Seperti dimaklumi bersama,
salah satu negara yang memiliki perhatian besar pada peninggalan-peninggalan
purbakala adalah Perancis. Saat Presiden Francois Mitterand terpilih menjadi
presiden Perancis tahun 1981, pemerintah Perancis di penghujung tahun delapan
puluhan meminta kepada pemerintah Mesir untuk melakukan penelitian terhadap
mumi Fir’aun di Perancis. Untuk itu dipindahkanlah untuk sementara tubuh Mumi
itu ke Perancis. Mumi tersebut disambut bakan oleh presiden seolah-olah masih
hidup. Mumi itu lalu diletakkan di dalam ruangan khusus di Musium Pusat
Perancis untuk diteliti oleh pakar arkeologi dan dokter bedah agar misteri
seputar mumi Fir’aun itu terungkap. Yang menjadi ketua dari pakar dan ahli
bedah dalam penelitian terhadap mumi itu adalah dokter bedah paling cemerlang
saat itu, yaitu Dr. Maurice Bucaile. Para peneliti itu ingin mengetahui apa
sesungguhnya yang menyebabkan kematian Fir’aun.
Setelah
melakukan penelitian dengan seksama, mereka pun menemukan jawaban ilmiah,
kenapa Fir’aun mati. Sisa- sisa garam yang lengket pada tubuhnya, juga sebagian
ada di tenggorokan dan alat pencernaan merupakan bukti kuat bahwa Fir’aun mati
di laut. Ketika orang-orang saat itu menemukan jasad Fir’aun di laut, mereka
langsung memumikannya agar awet. Akan tetapiyang menjadi pertanyaan besar di
benak Dr. Maurice Bucaille adalah bagaimana jasad Fir’aun tetap bisa utuh
ketika ia ditemukan di laut?
Saat itu ada
seorang anggota tim yang ia pimpin berbisik padanya,
”Sebenarnya
umat Islam sudah membicarakan mengenai tenggelamnya jasad ini dan keutuhan
tubuhnya setelah tenggelam.”
Namun Dr. Maurice
Bucaille saat itu mengacuhkan informasi itu dan menganggapnya sebagai angin
lalu. Dia meyakini bahwa penemuan baru mengenai apa yang terjadi pada mumi
Fir’aun itu tidak akan terjadi kecuali melalui serangkaian penelitian dengan
menggunakan metode dan alat pendukung yang canggih.
Lalu dokter
bedah yang lain yang bertanggung jawab yang sama dalam penelitian mumi itu
mengatakan,’’ Benar, sungguh, Al-Quran, kitab suci yang dipercayai kaum Muslim
itu menceritakan bagaimana Fir’aun mati tenggelam dan memastikan keutuhan
tubuhnya setelah tenggelam.’’
Dr. Maurice
Bucaille tercengang tidak percaya, dia merasa itu hal yang aneh. Bagaimana bisa
terjadi? Mumi itu belum ditemukan hingga tahun 1898 M atau baru ditemukan dua
ratus tahun yang lalu, sementara kitab Al-Quran sudah ada sejak seribu empat
ratus tahun yang silam. Bagaimana kitab suci Al-Quranbisa memberikan informasi
itu, padahal seluruh manusia termasuk juga bangsa Arab tidak mengetahui apa pun
tentang kehidupan Mesir kuno. Manusia baru tahu setelah jasad mumi itu
ditemukan bersama peninggalan Mesir kuno. Manusia baru tahu setelah jasad mumi
itu ditemukan bersama peninggalan Mesir kuno lainnya.
Pertanyaan
itu berkecamuk dalam pikiran ahli bedah dari Perancis ini. Ia mulai berpikir
tentang kemukjizatan Al-Quran. Ia duduk merenung di hadapan jasad mumi Fir’aun.
Kitab suci uamt Kristiani memang menceritakan tenggelamnya Fir’aun ketika
mengejar Musa, tetapi Injil Matius dan Lukas itu tidak menceritakan sedikitpun
keutuhan jasadnya setelah tenggelam. Apakah logis mumi itu adalah Fir’aun yang
mengejar Musa? Apakah logis Al-Quran benar- benar menceritakan jasadnya utuh
setelah tenggelam? Dr. Maurice Bucaille terus gelisah. Hari berikutnya ia minta
kepada beberapa ahli bedah untuk membawa taurat, kitab suci orang Yahudi. Dia
membaca kitab keluaran. Ia kecewa karena Kitab Keluaran sama sekali tidak
menceritakan jasadnya akan utuh, yang diceritakan hanyalah Fir’ aun mati
tenggelam. Kitab Keluaran itu hanya mengabarkan,’Kemudian berbaliklah air laut
itu, lalu menutupi kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Fir’ aun yang
telah menyusul orang Israel itu ke laut, hingga tak tersisa seorangpun dari
mereka.
Setelah Dr.
Maurice membaca Kitab Keluaran itu, dia tetap bingung sekaligus penasaran
dengan apa yang dikatakan rekannya mengenai informasi yang sudah ada dalam
Al-Quran itu. Setelah jasad mumi dikembalikan ke Mesir, Dr. Maurice menghadiri
konferensi kedokteran di Saudi Arabia. Ia ingin bertemu dengan para dokter
Muslim dan menanyakan benar tidaknya apa yang disampaikan rekannya
itu.Konferensi itu memang membahas keutuhan jasad Fir’aun setelah tenggelam.
Di tengah
acara, seorang ilmuwan Muslim membuka hati Dr. Maurice Bucaille yang sedang me
ncari hakikat Al-Quran. Ilmuwan Muslim itu membacakan ayat suci Al-Quran,
” Maka pada
hari itu Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi
orang-orang yang datang sesudahmu dan
sesungguhnya kebanyakan manusia lalai dari tanda-tanda kekuasaan Kami.”
Ayat suci itu
membuat tubuh Dr Maurice Bucaille bergetar, seketika ia berkata dengan suara
lantang, Aku masuk Islam dan aku beriman pada Al-Quran ini.”
Ia sangat
yakin bahwa Al-Quran benar-benar firman Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha
Mengetahui segala sesuatu. Tuhan yang menjadi sumber ilmu pengetahuan.
3. Dr
Keith L. Moore
Anda tahu,
Dr. Keith L. Moore adalah seorang ahli embriologi terkenal dari Amerika. Suatu
hari ia membaca artikel bahwa Al-Quran menjelaskan ihwal pertumbuhan janin dari
masa pembuahan sampai lahir. Saat itu Dr.Keith L. Moore hampir tidak percaya.
Sebab menurutnya, pengetahuanEmbriologi baru diketahui oleh manusia belakangan
ini, terutama sejak ditemukannya mikroskop dan piranti-piranti canggih ilmu
kedokteran modern lainnya.
Untuk
membuktikan kebenaran tulisan itu, Dr. Keith L. Moore lalu membaca dan
mempelajari Al-Quran. Dan akhirnya, mau tidak mau ia harus terkagum-kagum
kepada Al-Quran. Ternyata benar, Al-Quran memuat ayat-ayat yang menjelaskan
tentang Embriologi secara lengkap dan tuntas.
Dr. Keith L.
Moore mengatakan, “ Apa yang tercantum dalam Al-Quran itu sungguh tidak mungkin
terjangkau oleh pengetahuan medis pada abad ke-7 Masehi, ketika Nabi Muhammad
menyebarkan Islam. Ini suatu mukjizat.
“Berdasakan
temuan ilmiah itulah Dr.Keith L. Moore kemudian masuk Islam dan menjadi muslim yang
saleh. Dr. Keith L. Moore kemudian aktif menangani publikasi Perhimpunan Medika
Islam Amerika Utara, Downers’ Grove, Illnois, USA. Dengan tanpa keraguan
sedikitpun Dr.Keith L. Moore mengatakan, bahwa rujukan ilmiah tentang tentang
prkembangan bahwa rujukan ilmiah tentang
perkembangan dan proses reproduksi manusia tersebar di pelbagai ayat Al-Quran.
Diawali QS. Az-Zumar ayat 6,
“Dia
menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya
dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang
ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga
kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan
Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka
bagaimana kamu dapat dipalingkan?”
Ditambah dengan QS. Al-Mu’minuun
ayat 13-14,
“
Menurut Dr. Keith Moore,
penggambaran tentang fetus, yaitu embrio yang telah berkembang di dalam uterus
atau peranakan, baru muncul pertama kali pada abad ke -15 oleh Leonardo
Davinci. Memang jauh sebelumnya pada abad ke -2, Galen pernah menggambarkan
plasenta dan selaput-selaput janin dalam buku, On The Formation of The Foetus.
Tetapi itu jauh berbeda dengan yang diuraikan pada abad ke-7. Ketika itu para
ahli medis sudah tahu bahwa embrio manusia berkembang di dalm uretus, hanya
saja tak seorangpun yang mengetahui bahwa perkembangan itu berlangsung secara
bertahap. Bahkan pada abad ke-15 pun belum didikusikan, apalagi digambarkan.
Setelah mikroskop ditemukan oleh Leeuwenhook pada abad ke-16, barulah
pebjelasan tentang tahapan permulaan embrio ayam diselidiki para ahli.
“ Pengetahuan tentang penahapan
embrio manusia dan bentuknya setiap tahap tidak terbayangkan hingga abad ke-20
ketika Streeter(1941) dan O’Rahilly(1972)mengembangkan sistem penahapan yang
pertamakali. Apalagi tentang tiga lipat kegelapan yang ternyata maksudnya
adalah tiga lapisan, yaitu dalam lapisan dinding perut, dinding rahim dan
selaput janin.
“ Al-Quran menjelaskan, Kemudian
Kami menjadikan air mani (yang disimpan)dalam tempat yang kukuh(rahim).
Kemudian, air mani itu Kami jadikan alaqah(sesuatu yang melekat), lalu sesuatu
yang melekat itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami
bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya mahluk yang
(berbentuk)lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang paling baik.”
Jik kita cermati lebih dalam,
sebenarnya alaqah dalam pengertian etimologis yang biasa diterjemahkan dengan
segumpal darah juga bermakna kepada penghisapdarah, yaitu lintah. Padahal tidak
ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika embrio berada pada tahap itu, yaitu
7-24 hari, selain seumpama lintah yang melekat dan menggelantung dikulit. Janin
juga begitu, sumber makanannya adalah sari makanan yang terdapat dalam darah
sang ibu. Ajaibnya, embrio janin dalam tahap itu jika diperbesar dengan
mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah.
Bisakah kita membayangkan bahwa
saat itu Muhammad sudah memiliki pengetahuan sedemikian dahsyat tentang bentuk
janin yang seperti lintah, lalu menulisnya dalam sebuah buku. Padahal saat itu
belum ditemukannya mikroskop dan lensa. Kita tidak akan bisa membayangkannya.
Karenanya pengetahuan tentang embrio manusia yang mirip lintah, yang dijelaskan
oleh Al-Quran tidak mungkin bersumber dari akal manusia. Jelas itu adalah
pengetahuan dari Tuhan, itu wahyu dari Allah, Tuhan seru sekalian, Yang Maha
Mengetahui segala sesuatu.
Tiga kisah ilmiah di atas kiranya
sudah menjadi bukti yang tak terbantahkan tentang keaslian Al-Quran sebagai
wahyu dari Allah, Tuhan seru sekalian alam. Tidak ada paksaan untuk mengimani
Al-Quran sebagai firman Allah. Dr. Gary Miller, Dr. Maurice Bucaille dan Dr.
Keith L. Moore mengimani isi Al-Quran dan masuk Islam sama sekali bukan karena
paksaan. Mereka mengimani Al-Quran dan memeluk Islam karena alasan-alasan yang
sangat ilmiah.
Langganan:
Postingan (Atom)




